" dia lebih memilih diam, diam dalam perasaan yng dtutupinya, jikapun cemburu ia hanya mencurahkan dalam tulisan, merangkai menjadi sebuah paragraf, dan berkata "masalalu bukan menjadi topik utama yang pantas aku cemburukan" tapi disisi lain, alasan itu justru lebih sering menjalarinya,memaksanya berpura-pura. Berpura2 tidak cemburu, berpura2 tersenyum. Palsu."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar